Selasa, 04 Desember 2012

Manohara Odelia Pinot

Biografi


Nama Lengkap : Manohara Odelia Pinot

Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 28 Februari 1992

Pekerjaan : Model, Aktris

Orangtua : George Manz
Daisy Fajarina

Saudara : Dewi Sari Asih (tiri)

PERJALANAN KARIER
Nama Manohara mencuat setelah konflik kisah rumah tangganya dengan Putera Ketiga Sultan Kelantan Malaysia, Teuku Muhammad Fakhry Petra ramai diberitakan di media-media Indonesia dan Malaysia.
Wanita kelahiran Jakarta, 28 Februari 1992 ini beribu keturunan bangsawan Bugis, Daisy Fajarina dan ayah berkebangsaan Amerika, George Manz. Tak heran, ia memiliki dua kewarganegaraan, Indonesia dan Amerika.
Setelah ibunya bercerai dan menikah dengan warga negara Perancis, Reiner Pinot Noack, Manohara menggunakan nama keluarga Pinot. Manohara memiliki seorang saudari tiri yang berusia lebih tua, bernama Dewi Sari Asih.
Di usia belianya, nama Manohara masuk menjadi salah satu dari daftar 100 Pesona Indonesia dalam Majalah Harper's Bazaar .
PERNIKAHAN DENGAN PANGERAN KELANTAN
Kisah Manohara seperti layaknya kisah dongeng. Namun sayangnya, kisah kehidupan gadis belia ini cukup tragis. Atas kisah hidupnya, Manohara memerankan sebuah sinetron dari kisah hidupnya.
Manohara dan Tengku Fakhry bertemu pertama kali pada Desember 2006 dalam sebuah jamuan makan malam Wakil Perdana Menteri Malaysia di Inggris. Dari situ, sang pangeran jatuh hati. Setalah mendapat restu ibunya, pasangan beda usia ini lalu berpacaran.
Pada 17 Agustus 2008, Manohara beserta keluarga berangkat ke Malaysia atas undangan keluarga Tengku Fakhry. Pangeran ketiga Kelantan akhirnya menyunting Manohara pada 26 Agustus 2008, dalam usia 16 tahun. Setelah menikah, Manohara bergelar Cik Puan Temenggong dan menjadi anggota keluarga kerajaan Kelantan.
Drama pernikahan keduanya tak seindah seperti yang diperkirakan sebelumnya. Beberapa bulan Mano menikah Mano merasa tidak bahagia. Diam-diam Manohara terbang ke Jakarta melalui Singapura pada akhir 2008. Dia kabur karena mendapat perlakukan kasar dari suaminya.
Untuk membujuk istrinya agar kembali ke Malaysia, Fakhri berusaha membujuk sang istri dengan menghadiahi sebuah mobil di hari ulang tahun Manohara pada 25 Februari 2009. Fakhry juga memboyong keluarga Manohara untuk umroh pada 2009. Namun selesai umroh, Fakhry membawa Manohara ke Malaysia dan meninggalkan keluarganya di bandara Singpura.
Sejak itu, ibu Manohara sulit menghubungi anaknya, dan bahkan menyatakan ada pencekalan masuk ke Malaysia. Daisy sempat meminta bantuan Pemerintah Indonesia dan Komnas HAM agar dapat bertemu dengan anaknya.
Kasus yang menimpa anggota kerajaan Kelantan ini semakin mendapat perhatian setelah Perdana Menteri Malaysia Tun Abdul Razak mengelak pertanyaan wartawan mengenai Manohara saat bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta 23 April 2009. Pemerintah Indonesia akhirnya campur tangan dengan meminta penjelasan Pemerintah Malaysia mengenai dugaan pencekalan tersebut.
Akhirnya pada 31 Mei 2009, Manohara melarikan diri. Berkat kerjasama antara kedutaan Singapura dan Kedutaan Amerika Serikat serta juga pihak Indonesia, Manohara yang sedang menjenguk keluarga kerajaan yang sedang sakit di Singapura dapat pulang ke Indonesia.
Sekembalinya di Indonesia, Manohara tak lantas melupakan kasusnya.Setelah pengacara OC Kaligis dan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet mengundurkan diri karena menganggap Manohara tak serius, Mano lalu menggaet tujuh pengacara kenamaan, di antaranya Hotman Paris Hutamea dan Farhat Abbas. Mano juga menunjuk pengacara di Malaysia, Muhammed Zaini Mazlan untuk mengurus kasusnya di Malaysia Juni 2009. Dia bertekad tidak akan kembali ke Malaysia dan akan menceraikan suaminya.
MENJADI MODEL VIDEO KLIP
Sementara kasusnya ditangani pihak berwajib, Mano mulai menata hidupnya dan membintangi sinetron dengan dari kisah hidupnya. Ia juga merambah bidang lain, yakni menjadi model video klip.
Para produser film memperebutkan Manohara agar mau tampil sebagai bintang dalam video klip. Di lagu berjudul Misteri Cinta milik Dhangduters. Manohara didaulat menjadi bintangnya. Sebelumnya Manohara juga ditawari menjadi model videoklip oleh Sembilan Band, yang digarap oleh vokalis ST 12, Charlie Van Houten. Kabarnya, Manohara memasang banderol mahal untuk tampil menjadi model video klip, dengan nominal di atas Rp300 juta. Namun Mano sendiri mengaku senang bisa tampil dalam video klip.

KASUS SIDANG MANOHARA

Kasus Manohara yang disidangkan di pengadilan Syariah Malaysia dengan tuduhan penganiayaan memvonis kekalahan telak. Pengadilan Malaysia November lalu memerintahkan Manohara dan ibunya membayar denda dan ganti rugi RM105 juta atau sekitar Rp291 miliar karena melakukan fitnah. Hal ini ditanggapi dengan santai oleh Manohara. Dia mengaku aktivitasnya tetap berjalan normal.
Masuk Januari 2010, perseteruan Mano dan Fakhry berlanjut. Di depan pengadilan syariah Malaysia, Tengku Fakhry menuntut agar Manohara mengembalikan hutang sebesar satu juta ringgit yang bukan merupakan bagian harta dorm (pernikahan). Dia menyatakan bahwa uang bukanlah masalah. Yang terpenting baginya adalah menjaga martabat dan reputasi diri serta keluarga kerajaan Kelantan.
Fakhry berkata bahwa ia terpaksa memulai proses hukum untuk membersihkan namanya atas tuduhan penyiksaan fisik dan seksual yang digembar-gemborkan Manohara.
Untuk membalas sinetron Manohara yang dianggap mencoreng nama baik diri dan keluarganya, Pangeran Kelantan Tengku Fakhry, membuat layar lebar tandingan. Film berjudul Kisah Prahara Cinta Pangeran mulai diproses September 2009 silam.
KISAH CINTA
Sebelum menikah, beberapa pria menghiasi hidup Manohara. Manohara pernah menjalin asmara dengan seorang pembalap muda asal Singapura, Ryan Hatyanto. Walaupun prahara rumah tangganya masih berlanjut di pengadilan, Manohara tak patah arang. Ia kembali menemukan cinta. Kali ini Manohara menggandeng seorang pengusaha muda Indonesia, Amiel Mohede.