Minggu, 13 Januari 2013

Tika Putri

Nama Asli : Tika Putri Astari

Nama Panggung : Tika Putri

Tempat Tanggal Lahir : Jakarta 1 November 1989

Anak ke : 3 dari 3 bersaudara

Nama Ayah : Saefuddin

Nama Ibu : Ratu Annisa Barok

Filmografi

Aktris

Oh My God (2008)

Si Jago Merah (2008)

Jagat Kali Code (2009)

Perempuan Berkalung Sorban (2009)

Queen Bee (2009)

Ketika Cinta Bertasbih (2009)

Kota Yogyakarta agaknya punya kenangan sendiri bagi Tika Putri sebagai seorang pelakon. Pasalnya, sudah berkali-kali dia melakukan syuting di sana. Kalau dihitung-hitung, jumlahnya bahkan lebih dari separuh. Dari lima film yang sudah dituntaskannya, paling tidak ada tiga kali anak bungsu ini syuting di sana.
Film yang dimaksud tersebut masing-masing adalah JagatXCode (arahan Herwin Novianto) , Perempuan Berkalung Sorban (Hanung Bramantyo)dan terakhir Ketika Cinta Bertasbih (Chaerul Umam) . Efeknya bisaditebak, Tika sungguh terkenang-kenang akan kota budaya itu.”Pokoknya aku selalu kangen banget sama kota Yogya,” tuturnya beberapa waktu lalu. Pokoknya kalau ke Yogya, tutur Tika, sudah ada jadwal tetapnya. Misalnya mau ke mana, makan apa, belanja apa semua sudah diluar kepala. ”Mau makan nasi kucing atau gudek sudah tahu tempat yang enaknya,” cerita Tika. Saking nikmatnya makan, pernah berat badannya naik sampai 4 kg. ”Habis makanannya enak dan manis-manis gitu,” terangnya setengah berpromosi.
Tika adalah talenta baru yang muncul di jagat hiburan tanah air belakngan ini. Sepanjang tahun 2008 wajahnya lumayan sering menghiasi layar televisi. Salah satunya, eh salah dua, Coffee Bean Show dan variety show Prime Time di stasiun Trans TV. Selain itu sempat pula nongol sebagai pemanis di klip video dari band D’Masiv yang bertajuk Diantara Kalian hingga membuat karirnya meluncur mulus masuk ke layar lebar.
Cewek berdarah Banten ini mengaku punya bakat terpendam sejak belia. “Sejak dulu aku memang suka nari,” seloroh Tika tanpa ragu. Beberapa kali ajang macam panggung 17 Agustusan kerap diisi dengan lenggok tubuhnya. “Pokoknya sejak SMP aku udah ikut-ikut modern dance kek, salsa kek…,” lanjutnya lagi. Semua dijalaninya dengan sepenuh hati. Bahkan sampai lima kali seminggu Tika tampil menari. “Kalau habis nari banyak tepuk tangan puas banget, ditambah lagi dapat juara, terharu sekali,” demikian komentar Tika.
Suatu hari, saking seringnya tampil di depan publik Tika mulai memperoleh tawaran menarik. ”Aku ditawari oleh pelatihku untuk ikutan casting,” kenang cewek kelahiran 1 November 1989 ini. Ternyata tidak sulit, Tika mulai mendapat tawaran tampil di layar kaca. Kali ini bukan sebagai dancer. ”Aku main di Prime Time, terus jadi presenter Bagi-Bagi TV di Trans 7,” ceritanya dengan antusias.
Setelah itu, mulailah nama Tika Putri dikenal orang. Popularitas ini membuatnya dicari-cari produser. Tak tanggung-tanggung, dia muncul dalamlima film sepanjang tahun ini. Beberapadiantaranya baru akan dirilis awal tahun 2009. Film Tika yang pertama muncul di bioskop adalah Oh My God dan beredar pertengahan 2008 ini sebuah komedi romantis yang berlatar anak sekolah dan dibintangi oleh Desta Clubeighties dan Ringgo Agus Rahman. Peran Tika tidak banyak di sini, sehingga terasa sambil lalu saja.
Barulah pada film keduanya Tika mulai menjadi pilihan utama sutradara Iqbal Rais dalam Si Jago Merah . Porsi perannya lumayan panjang. Dia tampil bareng Desta dan Ringgo lagi di sini danehem, jadi pacarnya Desta. Dalam film tersebut ceritanya Tika baru saja putus hubungan dengan kekasihnya.”Setelah itu si Ito (Desta) selalu nemenin aku sampai akhirnya aku jadi deket sama dia,” cerita Tika tentang perannya. Memainkan sosok cewek rapuh macam itu tentu saja bukan hal mudah bagi Tika. Agar mudah menghayati perannya, diapun mencobamelakukan riset sendiri. Salah satunya banyak bertanya kepada cewek-cewek berzodiac Sagitarius. ”Seperti apa sih sikap mereka sehari-hari,” tukasnya.
Namun jika harus dibanding-bandingkan, karakter yang dimainkannya kelak dalam Jagat X Code justru malah jauh lebih berat. ”Di filmitu saya malah menjadi cewek tomboi yang hobinya suka mengambil barang orang,” selorohnya. Sayangnya, film ini baru akan beredar awal tahun depan. ”Di sini aku reunian lagi sama Ringgo dan Desta,” tutur Tika datar. Selain bareng dua nama tersebut, masih ada Mario Maulana, Tio Pakusadewo dan pendatang baru Opie Bahtiar.
Yang paling unik, justru pengalamannya saat berakting dalam Ketika Cinta Bertasbih. ”Saat pertama ditawari bermain di film ini tadinya dijanjikan akan ikutan syuting di Mesir,” kenang Tika dengan roman kecewa. Apa daya, kesibukannya syuting dalam sebuah sinetron stripping rencana itupun batal. Tetapi kekecewaan itu sedikit terobati lantaran syuting film arahan Mamang tersebut dilakukan di Yogya. Kota yang selalu dirindukannya