Selasa, 12 Februari 2013

Dibekukan, Tempe Bisa Tahan Setahun

TEMPE melewati proses fermentasi yang memperkaya rasa dan melembutkan teksturnya. Tempe kerap kali dipakai pada masakan Indonesia, bahkan bisa dikonsumsi sebagai pengganti daging.



Tempe, yang diolah dari kacang kedelai, memiliki rasa khas sehingga mendapatkan tempat tersendiri di hati banyak orang Indonesia. Selain pilihan menu yang pas, tempe pun perlu mendapatkan perlakuan khusus dalam hal penyimpanan. Berikut beberapa tips menyimpan tempe, seperti dilansir Ehow:



Tempe terbungkus

Tempe yang belum dibuka plastik kemasannya bisa tahan di lemari es selama beberapa pekan. Tempe yang belum dibuka juga bisa tahan sampai setahun bila dibekukan. Saat akan digunakan, keluarkan tempe dari freezer lalu biarkan mencair (menyamakan suhunya dengan suhu ruangan).



Usai dibuka

Jika sudah dibuka, tempe bisa disimpan dalam lemari es selama lima hingga tujuh hari. Gunakan tempat khusus atau wadah kedap udara agar tempe tetap lembap dan segar.



Setelah masak

Tempe yang telah dimasak juga bisa diperlakukan layaknya daging, telur, atau makanan tinggi protein lainnya. Tempe matang bisa disimpan baik dalam kondisi hangat (di atas 60 derajat Celsius) maupun sangat dingin (di bawah 4,4 derajat Celsius) untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan memastikan tempe aman dikonsumsi