Senin, 13 Mei 2013

Soekarno punya pacar wanita cantik di Rusia?

Svet Zakarias, sahabat Soekarno yang asli orang Rusia menyebut ada desas-desus yang mengatakan Soekarno juga mencintai wanita Rusia saat berkunjung ke Moskow di era tahun 1960-an. Pada periode itu Soekarno memang sedang mesra-mesranya dengan negara-negara Blok Timur.

"Tapi saya tidak bisa mengonfirmasi kebenarannya karena saya bukan pemegang lilin," kata Svet Zakarias seraya menambahkan bahwa istilah pemegang lilin menurut bahasa Rusia merujuk kepada saksi yang melihat kejadiannya.

Wanita-wanita Rusia, kata Zakarias, cantik-cantik seperti juga mojang Priangan atau wanita Jawa yang Aristotle.

"Wajar kalau Soekarno tertarik sama wanita Rusia," kata Svet seperti ditulis antara.

Svet Zakarias adalah wartawan Uni Soviet yang bertugas di Indonesia semasa Orde Lama dan Orde Baru. Dia berkawan akrab dengan Soekarno.

Soekarno memang menjalin kisah cinta dengan sejumlah wanita. Saat ke Jepang misalnya, dia menjalin hubungan dengan Naoko Nemoto. Nemoto kemudian dinikahi Soekarno, dia kemudian mengganti nama wanita Jepang itu menjadi Ratna Sari Dewi.
Sumber: Merdeka.com

Sahabat: Bung Karno Bukan Playboy, Tapi Artis...

Liputan6.com, Moskow : Svet Zakarias, sahabat Soekarno dari Rusia, menilai presiden pertama Indonesia itu bukan seorang playboy yang mata keranjang saat menikahi sejumlah wanita.

"Soekarno seorang pencinta, bukan Don Juan atau Cassanova," cetus lelaki gaek berusia lebih dari 80 tahun itu di Moskow, Rusia, Minggu (12/5/2013), seperti dikutip Antara.

Menurut mantan wartawan Rusia yang bertugas di Indonesia pada masa Orde Lama dan Orde Baru itu, Soekarno adalah seorang artis. "Sebagai pelukis, Soekarno menyukai keindahan dan kecantikan, bukan melulu seks," ucap Zakarias dalam bahasa Indonesia yang fasih.

Sedangkan, imbuh dia, Don Juan dan Cassanova menyukai wanita untuk seks dan bersenang-senang. "Soekarno jauh dari petualang cinta, ia seorang pemuja keindahan," tegas Zakarias.

Bukti bahwa Soekarno bukan playboy, melainkan seorang pemuja keindahan, Zakarias mengatakan proklamator Indonesia itu menikahi wanita yang dipujanya. "Semua cantik-cantik," ujar Zakarias merujuk kepada istri-istri Soekarno seperti Inggit Garnasih, Fatmawati, Hartini, dan Ratna Sari Dewi.

Di Rusia, masih menurut Zakarias, ada desas-desus yang mengatakan Soekarno juga mencintai wanita Rusia saat berkunjung ke Moskow di era 1960-an.

"Tapi saya tidak bisa mengkonfirmasi kebenarannya karena saya bukan pemegang lilin," katanya seraya menambahkan bahwa istilah pemegang lilin menurut bahasa Rusia merujuk kepada saksi mata yang melihat kejadiannya.

Wanita-wanita Rusia, lanjut Zakarias, cantik-cantik seperti juga mojang Priangan atau wanita Jawa yang aristokrat. "Wajar kalau Soekarno tertarik sama wanita Rusia," pungkasnya.