Jumat, 17 Mei 2013

Umur Perempuan Lebih Lama Daripada Laki Laki

Sebuah penelitian menunjukkan, sebagian besar perempuan hidup lebih lama daripada laki-laki karena sistem kekebalan tubuh mereka menua lebih lambat.

Kata para ilmuwan Jepang, sistem pertahanan tubuh laki-laki melemah dari waktu ke waktu. Laki-laki yang semakin tua semakin rentan terhadap penyakit, sehingga rentang waktu hidup mereka semakin pendek.

Tua sangat berhubungan dengan usia. Namun dikenal dua jenis usia yaitu: usia kronologis dan usia biologis. Usia kronologis ditentukan berdasarkan perhitungan kalender, sehingga tidak dapat dicegah maupun dikurangi. Usia biologis adalah usia yang dilihat dari kondisi jaringan tubuh seseorang yang sangat tergantung dari faktor nutrisi maupun lingkungan sehingga usia biologis dapat dipengaruhi.

Tes fungsi kekebalan tubuh mengindikasi usia biologis yang sesungguhnya. Demikian laporan mereka dalam jurnal Immunity & Ageing. Sistem kekebalan melindungi tubuh dari infeksi dan kanker, tetapi juga bisa menyebabkan penyakit bila tidak diatur dengan baik.

Penelitian di Jepang dimulai dengan menyelidiki pertanyaan kontroversial mengenai; apakah perubahan usia yang berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh bisa berdampak pada perbedaan harapan hidup antara laki-laki dan perempuan?

Penelitian yang dilakukan di Jepang ini dimulai dengan menyelidiki pertanyaan kontroversial; apakah perubahan usia yang berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh bisa berdampak pada perbedaan harapan hidup antara laki-laki dan perempuan?

Prof Katsuiku Hirokawa dari Tokyo Medical and Dental University bersama rekannya menganalisis sampel darah dari 356 pria dan wanita sehat berusia antara 20 - 90 tahun. Mereka mengukur kadar sel darah putih dan molekul yang disebut sitokin yang berinteraksi dengan sel-sel sistem kekebalan tubuh untuk mengatur respon tubuh terhadap penyakit.

Pada kedua jenis kelamin, jumlah sel darah putih per orang menurun dengan usia seperti yang diperkirakan pada penelitian sebelumnya. Pemeriksaan menunjukkan ada perbedaan yang sangat terlihat antara laki-laki dan perempuan yaitu dalam dua komponen utama dari sistem kekebalan tubuh; sel T, yang melindungi tubuh dari infeksi, dan sel B, yang mensekresi antibodi. Tingkat penurunan sel T dan sel B lebih cepat pada laki-laki. Hal ini juga dipengaruhi oleh usia laki-laki yang semakin tua.

Para peneliti percaya bahwa parameter imunologi seseorang bisa memberikan indikasi usia biologis sejati mereka. Prof Hirokawa dan rekannya dalam jurnal Immunity & Ageing melaporkan, "Perubahan yang berkaitan dengan umur di berbagai parameter imunologi berbeda antara laki-laki dan perempuan. Temuan kami menunjukkan bahwa penurunan sistem kekebalan tubuh pada perempuan lebih lambat dibandingan dengan laki-laki. Hal ini selaras dengan fakta bahwa perempuan memiliki harapan hidup lebih lama daripada laki-laki." (BBC)