Jumat, 20 September 2013

Terungkapnya Segitiga Bermuda III

Lanjutan<p/>
Penerbangan ini dimulai dari Florida pukul 14.40 menuju arah timur sejauh 160 mil, kemudian belok ke utara sejauh 40 mil, dan akhirnya ke Barat Daya untuk kembali ke pangkalan lagi. Dalam perjalanan ada acara latihan menyerang beberapa bangkai kapal di pantai kepulauan Great Sale Clay. Saat itu lima pesawat terbang dalam formasi segitiga.<p/>

Lima pesawat tempur ini diawaki oleh 5 pilot dibantu 8 tenaga ahli yang sangat mahir dan berpengalaman. Pada pukul 15.45 saat pimpinan pangkalan militer menunggu berita dari skuadron 19, untuk menentukan letak pangkalan dan kode landing, pimpinan pangkalan militer tersebut sekonyong-konyong menerima berita aneh dari Pilot penerbangan (Letnan Charles Taylor), berteriak mengatakan:<p/>

” Ini gawat Pak! kami sepertinya khilangan arah! Tak ada daratan.<p/>

Ulangi! Tak ada daratan! Saya tidak bisa menentukan arah, kami telah nyasar di angkasa, semuanya terlihat asing dan membingungkan, kami tidak tau arah!”<p/>

Menara pengawas mananyakan formasi pesawat tapi Taylor menjawab:<p/>

“Tak tahu persis dimana kami berada!”<p/>

“Terbanglah ke Barat” perintah menara<p/>

Tapi kemudian lama sekali tidak ada kontak. Lalu ada percakapan simpang siur dari beberapa orang penerbang yang lain.<p/>

“Kami tidak tahu dimana arah Barat itu. Ada yang tidak beres ini. Semua terlihat aneh, bahkan lautnya juga” Sesudah sepi sejenak, komandan penerbangan menyerahkan komando kepada penerbang lain tanpa alasan yang jelas. Komandan baru ini melapor dengan suara setengah histeris:<p/>

” Ya Tuhan! Dimana kami ini! Mungkin kami sudah melewati Florida dan terbang di atas Teluk Meksiko!”<p/>

Pada saat itu komandan yang baru memutuskan untuk terbang kembali 180 derajat ke arah Florida lagi, tetapi dari kenyataan sinyal radionya makin lama makin lemah, diduga ia justru terbang lebih menjauhi pangkalan. Lapora terakhir yang ditangkap ialah :<p/>

“Nampaknya kami memasuki air putih, tamatlah kami!”<p/>

Segera sesudah kontak dengan penerbang itu putus, sebuah pesawat amfibi PBM-5 martin Mariner mengangkasa untuk memberi pertolongan. Beberapa menit kemudian, pesawat ini melaporkan posisinya, tapi kemudian pemancarnya diam. Pesawat ini hilang juga bersama 13 awak pesawat. tak berbekas seperti lima pesawat Grumman yang hendak ditolong. Menurut saksi mata diatas kapal tanker Gaines miles yang kebetulan berlayar di daerah itu, pesawat amfibi itu jatuh ke laut.<p/>

Termasuk pesawat yang raib adalah:<p/>

Pada th 1945, raib dua buah pesawat pengebom milik angkatan bersenjata AS.<p/>
Pada th 1948, pesawat penumpang Inggris Star Tiger yang mengangkut 313 penumpang raib.
Kembali pesawat penumpang inggris , Star Ariel yang mengangkut 474 penumpang juga raib.<p/>
Pada th 1956, pesawat P5M milik angkatan laut AS raib bersama 5 orang penumpangnya.
Teori ini berhasil diuji coba di laboratorium dan hasilnya memuaskan beberapa orang tentang penjelasan yang masuk akal seputar misteri lenyapnya pesawat-pesawat dan kapal laut yang melintas di wilayah tersebut.<p/>

Teori Misteri Lidah Lautan<p/>
Kawasan Segitiga bermuda sering juga disebut sebagai Tongue of the Ocean atau Lidah Lautan.Lidah Lautan mempunyai jurang bawah laut (canyon).Ada beberapa peristiwa kecelakaan di sana.<p/>

Tidak banyak yang belum diketahui tentang Segitiga Bermuda, sehingga orang menghubungkan misteri Segitiga Bermuda ini dengan misteri lainnya. Misalnya saja misteri Naga Laut yang pernah muncul di Tanjung Ann, Massachussets AS, pada bulan Agustus 1917.<p/>

Teori Misteri Makhluk Sargasso<p/>
Misteri lain yang masih belum terungkap adalah misteri Makhluk Laut Sargasso, yang bukan semata-mata khayalan. Di Lautan Sargasso,banyak kapal yang tak pernah sampai ke tujuannya dan terkubur di dasar laut.<p/>

Di sana terhimpun kapal-kapal dari berbagai jaman, harta karun, mayat tulang belulang manusia. Luas Laut Misteri Sargasso ini 3650 km untuk panjang dan lebarnya 1825 km, dan di sekelilingnya mengalir arus yang kuat sekali, sehingga membentuk pusaran yang sangat luas yang berputar perlahan-lahan searah jarum jam.<p/>

Teori Angin Puting Beliung<p/>
Mungkin di area ini sering terjadi badai laut yang mungkin bisa membentuk suatu pusaran angin yang dapat menyebabkan hancurnya sebuah pesawat terbang karena terhempaskan.<p/>
BERBAGAI SUMBER