Rabu, 30 April 2014

Kerupuk, Makanan Ringan Populer Juga sampai Mancanegara

Si renyah yang berisik saat dikunyah ini sudah menjadi bagian kuliner Indonesia. Ada yang menyebut kerupuk berasal dari Tiongkok. Namun, ada banyak cerita soal asal usul kerupuk. Dari mana sebenarnya kerupuk berasal?

Rujak cingur, Rawon, hingga Asinan Buah semua kuliner khas Indonesia ini sudah terkenal hingga mancanegara. Tapi seperti sayur kurang garam rasanya tidak lengkap tanpa gurih renyah kerupuk udang, kerupuk kanji, dan kerupuk kuning.

Banyak cerita tersebar, kerupuk pertama kali diciptakan oleh sebuah keluarga miskin yang memiliki banyak anak. Keluarga tersebut harus bertahan hidup dengan nasi serta lauk sawut atau ketela yang diserut. Dikatakan proses pembuatannya pertama ketela pohon diparut kemudian diberi air, setelah itu parutan ketela diperas dan diambil sarinya.

Endapan atau sari pati singkong itulah yang lalu dijemur dan menjadi tepung tapioka. Bahan pembuat tersebut akhirnya diolah dengan cara digoreng dan menjadi kerupuk yang dikenal dengan nama kerupuk samiler.

Namun, catatan lain menyebutkan kerupuk baru dikenal dan populer pada abad ke 20. Hal ini ditandai lewat tanaman singkong yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia tahun 1852 di Kebun Raya Bogor.

Terdapat versi lain yaitu tanaman singkong sudah masuk Indonesia pada abad ke 16 dari Brazilia dan penanaman komersil telah dilakukan sejak 1810. Terlepas dari tahun pengenalan tanaman singkong, datangnya tanaman ini menandakan kerupuk mulai dibuat mengingat sebagian besar kerupuk menggunakan tepung kanji.

Sedangkan beberapa kerupuk lainnya seperti kerupuk udang mempunyai sejarah berbeda. Dikatakan kerupuk udang atau Prawn Crackers berasal dari Tiongkok. Karena kinipun kerupuk udang tetap dikenal sebagai sajian di banyak restoran di Tiongkok.

Mungkin ada benarnya, mengingat kerupuk udang banyak dihasilkan oleh daerah pesisir Indonesia yang sering disinggahi saudagar dari Tiongkok pada masa lalu. Akhirnya Belanda juga membawa kerupuk yang disebut kroepoek sebagai pelengkap banyak hidangan di Belanda. Kroepoek menjadi identitas Indonesia di negeri kincir angin tersebut.

Kini, kerupuk dikenal di mancanegara sebagai makanan asli Indonesia. Beragam insiklopedia kuliner menyebut kerupuk sebagai pelengkap makanan asli Indonesia yang dikenal juga di Malaysia. Industri kerupuk juga sudah mengekspor produknya ke mancanegara.(detik)